Ukir Prestasi Seni Tradisional, Tim Sendratasik MAN 1 Kota Gorontalo Raih Juara pada Ajang Gorontalo
KOTA GORONTALO – Tim Seni, Drama, dan Tari (Sendratasik) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo berhasil mengukir prestasi pada ajang kebudayaan daerah "Gorontalo Menari" (Mopolamahu Lipu). Ajang kompetisi seni tradisional tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Komunitas Budaya Hulondhalo di Citimall Gorontalo pada Sabtu (10/10/2026).

Pagelaran Gorontalo Menari 2026 berlangsung semarak dengan melibatkan sekitar 500 orang penari dari 50 organisasi dan kelompok seni yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo. Di tengah sengitnya persaingan antarkelompok seni daerah tersebut, MAN 1 Kota Gorontalo menerjunkan tiga tim utusan. Dari ketiga kontingen yang berlaga, Tim A MAN 1 Kota Gorontalo tampil menonjol dan sukses membawa pulang predikat Juara 7 pada kategori Lomba Tari Dana-Dana Seri A se-Provinsi Gorontalo serta berhak atas hadiah uang pembinaan.
Tim A MAN 1 Kota Gorontalo yang sukses mengharumkan nama madrasah terdiri dari enam siswa kelas XII, yakni: 1. Salsabila Limehu (Kelas XII.12) 2. ?Nazwah Dyah Hartanti Polontalo (Kelas XII.12) 3. ?Moniq Queen Salsabila Kano (Kelas XII.12) 4. ?Rahdian Azka Tora (Kelas XII.12) 5. ?Moh. Hasbi Yusuf Kune (Kelas XII.11) 6. ?Azfar Alghiffari Zain (Kelas XII.2)
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Dr. H. Karjianto, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan rasa bangga serta apresiasi atas dedikasi para siswa dan tim pembina dalam mengasah potensi seni serta melestarikan kearifan lokal Gorontalo.
> "Apresiasi setinggi-tingginya kami berikan kepada seluruh siswa dan pembina pendamping. Keberhasilan menembus jajaran pemenang di tengah persaingan ketat ratusan penari dari berbagai sanggar se-Provinsi Gorontalo ini menunjukkan bahwa siswa MAN 1 Kota Gorontalo tidak hanya berunggul di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepekaan dan bakat yang luar biasa dalam menjaga kelestarian seni budaya daerah. Capaian ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus mendukung pengembangan bakat seni peserta didik," ujar Karjianto.

Sementara itu, Guru dan Pembina Pendamping, Abdul Rifai Rahman, S.Pd., menjelaskan bahwa persaingan dalam kategori Tari Dana-Dana Seri A berlangsung sangat kompetitif mengingat ajang ini diikuti oleh puluhan sanggar dan utusan sekolah terbaik dari kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo.
> "Meskipun dari tiga tim yang dikirimkan baru Tim A yang berhasil membawa pulang kejuaraan, seluruh proses latihan dan perjuangan anak-anak di panggung Citimall Gorontalo patut diacungi jempol. Hasil ini menjadi evaluasi berharga sekaligus motivasi bagi tim Sendratasik madrasah untuk tampil lebih matang dan kompetitif pada ajang-ajang berikutnya," ungkap Abdul Rifai Rahman.
Kebahagiaan turut dirasakan oleh para anggota Tim A Sendratasik MAN 1 Kota Gorontalo. Perwakilan tim ?Moh. Hasbi Yusuf Kune mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang berhasil diraih di panggung kompetisi daerah tersebut.
> "Berlaga di ajang Gorontalo Menari memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi kami. Latihan intensif yang kami jalani di bawah bimbingan guru pembina akhirnya membuahkan hasil. Kami sangat bersyukur bisa memberikan yang terbaik untuk nama MAN 1 Kota Gorontalo dan semakin termotivasi untuk terus mengeksplorasi seni tarian daerah Gorontalo," tutur Hasbi.
Melalui keikutsertaan dan pencapaian ini, MAN 1 Kota Gorontalo kian mempertegas komitmennya dalam mendukung preservasi budaya daerah serta wadah ekspresi bakat non-akademik peserta didik.


0 Comments