Uji Kemahiran Bahasa Arab, Delapan Siswa MAN 1 Kota Gorontalo Bertarung di Ajang Nahwu Sharaf Nasion
GORONTALO – Delapan siswa terpilih dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo resmi menjadi delegasi madrasah dalam ajang bergengsi Lomba Nahwu Sharaf Tingkat Nasional. Kompetisi yang berfokus pada kemahiran kaidah tata bahasa Arab ini diselenggarakan oleh Lajnah Musabaqah Nawadir Syaikhain pada Ahad (15/02/2026).
Mengingat skala lomba yang mencakup peserta dari berbagai daerah di Indonesia, kegiatan dilaksanakan secara daring (dalam jaringan) melalui platform Google Form. Untuk menjaga integritas dan kekhidmatan kompetisi, seluruh delegasi madrasah dipusatkan di Laboratorium Komputer MAN 1 Kota Gorontalo dengan pengawasan ketat dari guru pembimbing.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menyatakan bahwa keikutsertaan siswa dalam event berskala nasional ini merupakan langkah strategis untuk mengukur kualitas pembelajaran bahasa Arab di madrasah dibandingkan dengan standar nasional.
"Partisipasi ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam mencetak generasi yang mahir dalam literasi keagamaan. Nahwu dan Sharaf adalah kunci untuk memahami literatur Islam. Kami ingin siswa kami tidak hanya unggul di tingkat lokal, tetapi juga mampu menunjukkan taringnya di kancah nasional sebagai representasi madrasah yang unggul dan berprestasi," tegas Karjianto.
Keberhasilan pengiriman delegasi ini tidak lepas dari bimbingan intensif yang dilakukan sebelum hari pelaksanaan. Meskipun lomba dilakukan secara digital, kedalaman materi mengenai perubahan bentuk kata (Sharaf) dan kedudukan kata dalam kalimat (Nahwu) tetap menjadi tantangan utama bagi para peserta.
Guru Pembimbing, Hestin Hasan, mengungkapkan bahwa para siswa telah melalui proses seleksi dan pendalaman materi yang cukup panjang sebelum akhirnya maju mewakili madrasah.
"Lomba secara daring menuntut konsentrasi tinggi dan ketelitian karena setiap poin penilaian sangat krusial. Delapan siswa kami telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa selama masa persiapan. Kami optimis hasil yang akan diraih nanti dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mendalami ilmu alat dalam bahasa Arab ini," tutur Hestin.
Partisipasi MAN 1 Kota Gorontalo dalam ajang yang diinisiasi oleh Lajnah Musabaqah Nawadir Syaikhain ini diharapkan dapat memperkuat posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang konsisten menjaga mutu penguasaan bahasa asing, khususnya bahasa Arab sebagai bahasa Al-Qur'an. Hasil dari kompetisi ini nantinya akan diumumkan secara resmi oleh pihak penyelenggara setelah melalui proses verifikasi penilaian secara nasional.
Kehadiran delapan duta madrasah di ajang nasional ini menambah catatan positif bagi pengembangan minat dan bakat kesiswaan di MAN 1 Kota Gorontalo. Dukungan fasilitas laboratorium komputer yang memadai serta bimbingan terstruktur menjadi kunci utama dalam memastikan setiap delegasi dapat berkompetisi secara optimal di era digital.


0 Comments