Tingkatkan Minat Sastra, MAN 1 Kota Gorontalo Utus Perwakilan di Bengkel Musikalisasi Puisi

Tingkatkan Minat Sastra, MAN 1 Kota Gorontalo Utus Perwakilan di Bengkel Musikalisasi Puisi

Gorontalo, Kamis (05/02/2026) – Dalam upaya memperkuat literasi dan kreativitas seni di kalangan pendidik dan peserta didik, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo mengirimkan delegasi terbaiknya untuk mengikuti Bengkel Sastra Musikalisasi Puisi Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo ini berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (4-6/2/2026) di Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo.

Kegiatan ini merupakan agenda strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menumbuhkan minat sastra generasi muda melalui media musik. MAN 1 Kota Gorontalo menjadi salah satu satuan kerja yang mendapat kepercayaan penugasan, dengan mengutus Abdul Rifai Rahman selaku guru pendamping, dan 3 orang siswa sebagai perwakilan.

Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menyampaikan bahwa partisipasi ini adalah langkah konkret madrasah dalam mendukung pengembangan bakat non-akademik siswa. Menurutnya, musikalisasi puisi adalah cara efektif untuk memahami kedalaman karya sastra dengan cara yang lebih modern dan relevan.

"Kami sangat mendukung penuh kegiatan ini karena sastra bukan hanya soal membaca, tapi juga mengapresiasi dan mengkreasikan. Saya berharap delegasi kita bisa menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari para instruktur di Kantor Bahasa, sehingga nantinya dapat menularkan kreativitas ini kepada siswa-siswi lainnya di madrasah," ujar Karjianto.

Di lokasi kegiatan, guru pendamping MAN 1 Kota Gorontalo, Abdul Rifai Rahman, menjelaskan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru mengenai kolaborasi antara rima puisi dan harmoni musik. Ia menilai kegiatan ini sangat penting untuk memperkaya metode pengajaran seni di sekolah.

"Ini adalah kesempatan berharga bagi kami. Musikalisasi puisi menuntut kepekaan rasa dan penguasaan teknik musik sekaligus. Bersama Fajar, kami fokus mempelajari bagaimana menerjemahkan emosi dalam teks puisi menjadi sebuah komposisi nada yang harmonis. Kami optimis hasil dari bengkel ini akan meningkatkan kualitas pementasan sastra di MAN 1 Kota Gorontalo," ungkap Abdul Rifai Rahman.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan muncul talenta-talenta baru yang mampu membawa nama harum Gorontalo dalam berbagai ajang festival sastra nasional di masa mendatang.

0 Comments

Write a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *