Siswa MAN 1 Kota Gorontalo Zihan Julian Zubedi Ikuti Jambore Pelajar Teladan Bangsa 2025
Gorontalo, RAbu (26/11/2025) — Zihan Julian Zubedi, siswa kelas X.3 MAN 1 Kota Gorontalo, menjadi salah satu peserta terpilih dalam ajang Jambore Pelajar Teladan Bangsa 2025 yang diselenggarakan oleh Maarif Institute pada 17–21 November 2025 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) DKI Jakarta. Ia dinyatakan lolos setelah melewati proses seleksi yang menghimpun 100 pelajar terbaik se-Indonesia.
Kegiatan nasional ini menghadirkan rangkaian pelatihan karakter, leadership, kecakapan sosial, serta dialog kebangsaan yang menjadi sarana pembentukan pelajar teladan di tingkat nasional. Selama lima hari, para peserta berinteraksi melalui kelas, studi kasus, diskusi lintas daerah, hingga proyek sosial yang difasilitasi oleh para mentor Maarif Institute.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan Zihan dalam ajang bergengsi ini. “Kami bangga karena Zihan tidak hanya membawa nama madrasah, tetapi juga menunjukkan bahwa pelajar MAN 1 Kota Gorontalo mampu bersaing di level nasional. Pengalaman ini sangat berharga untuk pengembangan karakter, wawasan kebangsaan, dan kepemimpinan,” ujarnya.

Zihan Julian Zubedi mengaku bangga dapat menjadi bagian dari peserta terpilih. “Bisa mengikuti jambore ini adalah pengalaman luar biasa. Saya belajar banyak tentang toleransi, kolaborasi, dan pentingnya menjadi pelajar yang bermanfaat untuk masyarakat. Saya berterima kasih kepada guru-guru dan madrasah yang selalu mendukung,” ungkapnya.
Kegiatan Jambore Pelajar Teladan Bangsa 2025 menjadi wadah penting bagi pelajar untuk memperkuat nilai-nilai keindonesiaan serta memperluas jejaring nasional. Keikutsertaan Zihan diharapkan menjadi motivasi bagi pelajar lainnya di MAN 1 Kota Gorontalo untuk terus berprestasi dan berpartisipasi dalam program-program pembinaan generasi muda di tingkat nasional.

Sebagai madrasah yang berkomitmen mencetak generasi unggul, MAN 1 Kota Gorontalo menegaskan dukungannya terhadap berbagai kegiatan pengembangan potensi siswa, baik akademik maupun non-akademik. Keberhasilan Zihan mengikuti kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi madrasah untuk terus mengembangkan budaya kompetitif dan karakter pelajar yang adaptif terhadap perubahan zaman.


0 Comments