Siswa MAN 1 Kota Gorontalo Bertugas pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Tingkat Provinsi dan Ko

Siswa MAN 1 Kota Gorontalo Bertugas pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Tingkat Provinsi dan Ko

Gorontalo, Senin (10/11/2025) — Delapan siswa yang tergabung dalam organisasi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo dipercaya menjadi petugas upacara pada peringatan Hari Pahlawan tahun 2025 di tingkat Provinsi Gorontalo dan Kota Gorontalo. Keikutsertaan mereka menjadi bukti konsistensi MAN 1 Kota Gorontalo dalam membina disiplin, tanggung jawab, serta jiwa nasionalisme di kalangan peserta didik.

Lima siswa bertugas di tingkat provinsi, yakni Meira sebagai pembawa baki, Bintang Anugerah Ibrahim sebagai pengerek bendera, Moh. Saputra Ahmad sebagai komandan kelompok, serta Armelya dan Saparia sebagai pasukan pendamping. Sementara itu, tiga siswa lainnya bertugas di tingkat kota, masing-masing Moh. Farhan Ibrahim sebagai pemimpin upacara, Moh. Dwi Putra sebagai pengibar bendera, dan Alifah Sauqiah Andini Nompo sebagai pembaca naskah Undang-Undang Dasar 1945.

Upacara tingkat provinsi digelar di Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, sedangkan tingkat kota dilaksanakan di Lapangan Taruna Remaja. Seluruh prosesi berlangsung khidmat dan tertib, dengan para siswa MAN 1 Kota Gorontalo menampilkan kedisiplinan serta ketepatan gerak yang menunjukkan hasil latihan intensif dan dedikasi tinggi sebagai anggota Paskibra.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Yusuf Bagu, menyampaikan apresiasi atas keikutsertaan para siswa dalam kegiatan tersebut.

“Tugas ini bukan hanya kehormatan, tetapi juga tanggung jawab besar. Kami bangga karena mereka telah membawa nama baik madrasah di hadapan publik dan menunjukkan bahwa siswa madrasah juga mampu tampil unggul di setiap kesempatan,” ujarnya.

Sementara itu, Moh. Fathan Liputo, selaku pembina Paskibra MAN 1 Kota Gorontalo, mengungkapkan bahwa keberhasilan siswa dalam menjalankan tugas di tingkat kota dan provinsi merupakan hasil kerja keras, disiplin latihan, serta dukungan seluruh warga madrasah.

“Anak-anak berlatih dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Kami selalu tekankan bahwa menjadi bagian dari Paskibra bukan sekadar baris-berbaris, tetapi tentang membentuk mental tangguh, rasa nasionalisme, dan keikhlasan dalam mengabdi,” jelasnya.

Salah satu peserta, Moh. Farhan Ibrahim, yang dipercaya sebagai pemimpin upacara di tingkat kota, menyampaikan rasa bangganya dapat membawa nama madrasah di ajang resmi tersebut.

“Menjadi pemimpin upacara di tingkat kota adalah pengalaman yang luar biasa. Saya merasa bangga sekaligus tertantang, karena ini bukan hanya tentang tampil di depan umum, tapi juga tentang menjaga kehormatan madrasah dan menunjukkan bahwa kami bisa melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tutur Farhan.

Keikutsertaan para siswa MAN 1 Kota Gorontalo dalam upacara peringatan Hari Pahlawan di dua tingkatan tersebut mencerminkan hasil nyata dari pembinaan karakter yang konsisten di lingkungan madrasah. Bukan sekadar penugasan seremonial, peran mereka menjadi cerminan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan semangat kebangsaan yang tumbuh dari kegiatan ekstrakurikuler. Dalam setiap langkah barisan dan komando yang mereka ucapkan, tersirat pesan tentang generasi muda yang siap meneruskan nilai perjuangan para pahlawan dengan cara mereka sendiri.

Lebih dari itu, pengalaman bertugas di hadapan publik memberi makna tersendiri bagi para siswa. Mereka belajar bahwa menjadi bagian dari peringatan nasional bukan hanya soal tampil sempurna di lapangan, tetapi juga tentang menjaga kehormatan madrasah dan menunjukkan citra positif pelajar madrasah di mata masyarakat. Dari latihan yang melelahkan hingga momen mengibarkan bendera di tengah suasana khidmat, semua menjadi pelajaran berharga tentang kerja sama, ketekunan, dan pengabdian yang akan membekas dalam perjalanan mereka sebagai generasi penerus bangsa.

0 Comments

Write a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *