Sabet Emas dan Perak di Manado, Atlet Taekwondo MAN 1 Kota Gorontalo Unjuk Gigi di Level Regional
Gorontalo, Senin (09/02/2026) – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh srikandi olahraga MAN 1 Kota Gorontalo di kancah regional. Dua atlet Taekwondo madrasah berhasil membawa pulang medali emas dan perak dalam ajang bergengsi "Winners Taekwondo Open Championship" yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Sulawesi Utara (Sulut).
Kompetisi yang berlangsung pada 6 hingga 8 Februari 2026 di Manado ini diikuti oleh ratusan atlet berbakat dari berbagai daerah. Turun di kategori Kyorugi (pertarungan), dua siswa MAN 1 Kota Gorontalo menunjukkan performa yang sangat impresif. Nurul Amatillah Odja, siswa kelas X.9, sukses meraih Medali Emas setelah menumbangkan lawan-lawannya di partai final. Sementara itu, Nur Fadillah Polihito dari kelas X.12 berhasil mengamankan Medali Perak setelah menunjukkan perjuangan sengit di kategori yang sama.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian yang diraih oleh kedua siswanya tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari disiplin dan kerja keras yang luar biasa.
"Kami merasa bangga dan bersyukur atas pencapaian Nurul dan Nur Fadillah. Meraih medali di level terbuka yang diselenggarakan oleh Pengprov Sulut bukanlah hal mudah. Ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan unggul dalam bidang olahraga bela diri di kancah nasional maupun regional," ujar Karjianto.
Keberhasilan ini tidak lepas dari pola pembinaan atlet yang terprogram di madrasah. Pembina Keolahragaan MAN 1 Kota Gorontalo, Fajar Muharram, yang mendampingi perkembangan para atlet, menekankan pentingnya mental bertanding saat berada di arena.
"Kedua siswa ini memiliki dedikasi yang sangat tinggi dalam latihan. Nurul menunjukkan ketenangan yang luar biasa sehingga bisa mengamankan emas, begitu pun Nur Fadillah yang tampil agresif hingga meraih perak. Hasil ini menjadi modal penting bagi mereka untuk menghadapi ajang-ajang yang lebih besar ke depannya, seperti POPDA maupun kejurnas lainnya," tutur Fajar.
Pihak madrasah berharap prestasi ini dapat memicu semangat siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat non-akademik mereka. Kemenangan di Manado ini menambah daftar panjang koleksi medali MAN 1 Kota Gorontalo di awal tahun 2026, sekaligus memperkuat reputasi madrasah sebagai lumbung atlet pelajar berprestasi di Gorontalo.
Kepulangan kedua atlet ini disambut hangat oleh civitas akademika madrasah. Dengan dukungan fasilitas dan kebijakan yang pro-prestasi, MAN 1 Kota Gorontalo berkomitmen untuk terus melahirkan generasi emas yang tidak hanya unggul dalam literasi dan agama, tetapi juga tangguh secara fisik dan mental di arena olahraga.


0 Comments