Lolos Evaluasi Ketat, MAN 1 Kota Gorontalo Resmi Diusulkan Jadi Pilot Project WBK 2026
KOTA GORONTALO – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Gorontalo mencatatkan pencapaian penting dalam penguatan integritas birokrasi. Berdasarkan laporan hasil penilaian pendahuluan yang dirilis Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo pada 26 Januari 2026, madrasah ini ditetapkan sebagai salah satu satuan kerja (satker) yang layak diusulkan sebagai Pilot Project Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun 2026.
MAN 1 Kota Gorontalo berhasil melewati tiga tahapan evaluasi ketat yang dilakukan oleh Tim Penilai Pendahuluan Provinsi (TPPP) melalui aplikasi PMPZI. Dalam penilaian tersebut, madrasah ini meraih Nilai Komponen Pengungkit (NKP) di atas ambang batas minimal 38,00 dan mencatatkan capaian kinerja tahun 2025 sebesar 103,28%, yang memenuhi syarat mutlak untuk diusulkan ke tingkat nasional.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menyambut positif hasil evaluasi ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari konsistensi seluruh sivitas akademika dalam mengimplementasikan enam area perubahan zona integritas di lingkungan madrasah.
"Penetapan sebagai calon pilot project WBK ini adalah amanah sekaligus tantangan bagi kami untuk membuktikan bahwa pelayanan di MAN 1 Kota Gorontalo benar-benar bersih dan bebas dari praktik koruptif. Fokus kami bukan sekadar memenuhi dokumen pendukung, tetapi memastikan budaya integritas ini dirasakan langsung oleh masyarakat dan siswa melalui pelayanan yang transparan," ujar Karjianto menanggapi hasil usulan tersebut.
Senada dengan hal itu, Kepala Urusan Tata Usaha MAN 1 Kota Gorontalo, Taufik S. Djuma, menjelaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh pemenuhan nilai minimal pada aspek pengungkit yang meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, kerja sama tim menjadi kunci utama dalam melewati setiap tahapan desk evaluasi.
"Kami telah menindaklanjuti seluruh catatan dari tim penilai pada Tahap II dengan memastikan setiap standar operasional prosedur (SOP) berjalan efektif. Capaian kinerja kami yang melampaui target 100% menjadi bukti bahwa tata kelola administrasi di MAN 1 Kota Gorontalo terus mengalami kemajuan signifikan menuju birokrasi yang bersih dan melayani," ungkap Taufik.
MAN 1 Kota Gorontalo kini menjadi satu dari lima Madrasah Negeri di Provinsi Gorontalo yang diusulkan ke Tim Penilai Pusat (TPP) Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama untuk proses penilaian lebih lanjut. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi satuan kerja lainnya dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang berkelanjutan di lingkungan Kementerian Agama.


0 Comments