Kolaborasi MAN 1 Kota Gorontalo - JAPESDA, Gelar Aksi Muda Jaga Iklim 2025, Dorong Kesadaran Lingkun
Gorontalo, Ahad (26/10/2025) — MAN 1 Kota Gorontalo menggelar kegiatan Aksi Muda Jaga Iklim (AMJI) 2025 pada Sabtu, 25 Oktober 2025, bertempat di Lapangan Utama MAN 1 Kota Gorontalo. Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi antara MAN 1 Kota Gorontalo dan Jaringan Advokasi Pengelolaan Sumber Daya Alam (JAPESDA) Gorontalo sebagai langkah memperkuat peran pelajar dalam upaya pelestarian lingkungan dan advokasi isu perubahan iklim.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, dan turut dihadiri Direktur JAPESDA Gorontalo, Nurain Lapolo, wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, Yusuf Bagu, pembina Pramuka, Agustia Usman, serta pembina PIK-R, Mar’atus Shalihah. Sebanyak 50 siswa menjadi peserta kegiatan, terdiri dari perwakilan OSIS, organisasi siswa, serta komunitas penggiat lingkungan tingkat provinsi.
AMJI berfokus pada edukasi dampak krisis iklim dan penguatan peran generasi muda sebagai agen perubahan. Program ini mendukung target penurunan laju perubahan iklim dan pencapaian Net Zero Emission 2050 melalui kegiatan aksi nyata seperti penanaman pohon, rehabilitasi ekosistem, kampanye kesadaran publik, serta pelibatan aktif dalam jaringan advokasi lingkungan.
Dalam sambutannya, kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menegaskan urgensi peran pendidikan dalam membangun kesadaran ekologis. “Krisis iklim adalah tantangan yang membutuhkan generasi yang sadar, peduli, dan mau bergerak. Madrasah harus menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga nilai tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujarnya.
Direktur JAPESDA Gorontalo, Nurain Lapolo, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan pelajar dalam agenda lingkungan. “Melalui AMJI, kita membangun gerakan bersama. Anak muda bukan hanya penerima dampak perubahan iklim, tetapi juga pemegang peran penting dalam menghadapi dan menanggulanginya,” jelasnya.
Wakil kepala madrasah bidang kesiswaan, Yusuf Bagu, menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus memperkuat karakter siswa. “Kepedulian lingkungan adalah bagian dari akhlak sosial. Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa tindakan kecil namun konsisten dapat memberi dampak besar bagi keseimbangan alam,” ungkapnya.
Sebagai bentuk aksi nyata, kegiatan diakhiri dengan penanaman pohon secara simbolik oleh kepala MAN 1 Kota Gorontalo bersama Direktur JAPESDA, diikuti pembagian bibit pohon gratis kepada masyarakat sekitar lingkungan madrasah. Selain itu, peserta juga mengikuti Workshop Green Action Day dengan tema “Yang Muda yang Peduli, Bergerak Bersama untuk Iklim” sebagai ruang diskusi dan penguatan strategi gerakan lingkungan di kalangan pelajar.


0 Comments