Gandeng BNNP Gorontalo, MAN 1 Kota Gorontalo Pertegas Komitmen Lawan Narkoba dan Perundungan
GORONTALO – MAN 1 Kota Gorontalo menggelar upacara bendera rutin dengan suasana berbeda pada Senin pagi (09/02/2026). Bertempat di lapangan utama madrasah, upacara kali ini menghadirkan Penyuluh Narkoba Ahli Madya dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo, Abdul Muchars Daud, sebagai pembina upacara.
Kehadiran pihak BNNP di tengah ratusan siswa dan tenaga pendidik ini bertujuan untuk memperkuat benteng pertahanan moral generasi muda terhadap ancaman sosial yang kian kompleks. Dalam amanatnya, Abdul Muchars Daud mengajak seluruh civitas akademika MAN 1 Kota Gorontalo untuk berperan aktif menjadi mitra BNNP dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, praktik seks bebas, hingga aksi perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menegaskan bahwa kerja sama lintas sektoral seperti ini merupakan langkah preventif yang sangat krusial bagi madrasah.
"Kami menyadari bahwa tantangan mendidik remaja saat ini tidak hanya soal akademik, tapi juga menjaga mereka dari pengaruh lingkungan yang merusak. Melalui edukasi langsung dari BNNP, kami berharap siswa memiliki kesadaran tinggi untuk menjauhi narkoba dan perilaku menyimpang lainnya demi masa depan yang lebih cerah," ungkap Karjianto.

Upacara yang berlangsung khidmat ini juga menjadi momentum bagi madrasah untuk mendeklarasikan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif. Dalam pesannya, pembina upacara menekankan bahwa memerangi narkoba dan bullying memerlukan sinergi kolektif, bukan hanya tugas aparat penegak hukum semata.
Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan, Yusuf Bagu, menambahkan bahwa poin-poin yang disampaikan oleh BNNP akan diintegrasikan ke dalam program penguatan karakter di seluruh organisasi kesiswaan.
"Apa yang disampaikan Bapak Abdul Muchars sangat selaras dengan visi kesiswaan kami. Kami tidak memberi ruang sedikit pun bagi kekerasan maupun narkoba di madrasah ini. Setelah upacara ini, kami akan menindaklanjuti dengan pengawasan yang lebih ketat serta pembinaan organisasi yang berbasis pada nilai-nilai kemanusiaan dan antinarkoba," tegas Yusuf Bagu.
Ajakan BNNP untuk memerangi seks bebas dan perundungan juga mendapat perhatian serius dari para siswa. Pihak madrasah berharap pesan-pesan tersebut tidak berhenti di lapangan upacara, namun meresap menjadi budaya saling melindungi antar-siswa di dalam maupun di luar lingkungan madrasah.
Upacara ditutup dengan sesi koordinasi singkat antara pihak pimpinan madrasah dan perwakilan BNNP Gorontalo terkait rencana program edukasi lanjutan. Dengan adanya kolaborasi ini, MAN 1 Kota Gorontalo semakin memantapkan posisinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga bersih dari ancaman narkoba dan perilaku negatif lainnya.


0 Comments