Dominasi Kolam Lahilote, Siswa MAN 1 Kota Gorontalo Borong 6 Medali di Gorontalo Swimming Championsh
GORONTALO – Atlet renang berbakat dari MAN 1 Kota Gorontalo, Muhammad Jagat Arira Napu, berhasil menorehkan prestasi luar biasa dalam ajang Gorontalo Swimming Championship yang berlangsung pada 29 hingga 31 Januari 2026. Dalam kompetisi bergengsi tingkat Indonesia Timur tersebut, siswa kelas 12.3 ini sukses membawa pulang total enam medali dari berbagai kategori lomba yang digelar di Kolam Renang Lahilote.
Dominasi Jagat terlihat jelas pada spesialisasi gaya dada, di mana ia menyapu bersih medali emas untuk nomor 100 meter dan 200 meter. Tak hanya itu, ia juga meraih Juara 1 pada nomor 200 meter gaya ganti. Melengkapi capaiannya, Jagat turut mengamankan medali perak di nomor 200 meter gaya bebas, serta dua medali perunggu masing-masing untuk nomor 100 meter gaya bebas dan estafet bebas putra.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, menyatakan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian masif yang diraih oleh siswanya di level regional tersebut.
"Prestasi yang diraih Muhammad Jagat adalah bukti nyata bahwa dedikasi dan latihan keras tidak akan mengkhianati hasil. Raihan enam medali ini tidak hanya mengharumkan nama madrasah, tetapi juga membuktikan bahwa siswa MAN 1 mampu bersaing dan unggul di kancah olahraga tingkat Indonesia Timur. Kami akan terus mendukung talenta-talenta luar biasa seperti ini," ujar Karjianto.
Keberhasilan Jagat dalam ajang yang diselenggarakan oleh Muson Bau ini tidak lepas dari pola pembinaan atlet yang terstruktur di lingkungan madrasah. Ketahanan fisik dan teknik yang mumpuni menjadi kunci utama sang atlet mampu bertanding di banyak nomor dalam satu kejuaraan.
Pembina Keolahragaan MAN 1 Kota Gorontalo, Fajar Muharram, menjelaskan bahwa performa Jagat di Kolam Lahilote merupakan hasil dari kedisiplinan yang tinggi selama masa persiapan.
"Jagat memiliki etos kerja yang sangat baik sebagai seorang atlet. Memenangkan tiga emas sekaligus di kategori gaya dada dan gaya ganti pada level Indonesia Timur adalah pencapaian yang sangat sulit. Kami fokus pada penguatan mental bertanding dan pemulihan fisik yang cepat, mengingat jadwal lomba yang sangat padat selama tiga hari tersebut," ungkap Fajar.
Sementara itu, Muhammad Jagat Arira Napu mengungkapkan rasa syukur dan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari pihak madrasah dan pelatih.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa memberikan yang terbaik untuk MAN 1 Kota Gorontalo. Kemenangan di gaya dada dan gaya ganti ini saya persembahkan untuk orang tua dan guru-guru yang selalu mendukung. Kompetisi ini sangat ketat karena pesertanya dari seluruh Indonesia Timur, tapi dukungan dari sekolah membuat saya lebih percaya diri saat berada di atas blok start," tutur Jagat.
Keberhasilan ini semakin mempertegas posisi MAN 1 Kota Gorontalo sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga kompetitif di bidang olahraga. Dengan raihan prestasi ini, diharapkan dapat memotivasi siswa lainnya untuk terus menggali potensi diri dan mencetak prestasi di berbagai bidang, membawa nama harum Gorontalo di kancah nasional.


0 Comments