Cetak Generasi Khotib dan Imam, Rohis Al-Kahfi Gelar Pelatihan Perdana di Masjid Al-Muta\

Cetak Generasi Khotib dan Imam, Rohis Al-Kahfi Gelar Pelatihan Perdana di Masjid Al-Muta\'alimin

GORONTALO – Rohis Al-Kahfi MAN 1 Kota Gorontalo resmi memulai program pembinaan spiritual melalui pertemuan sekaligus pelatihan perdana bagi calon khotib dan imam. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al-Muta'alimin MAN 1 Kota Gorontalo pada Jumat (23/01/2026) ini, bertujuan untuk menjaring dan mengasah kader-kader terbaik yang siap terjun melayani umat di masa depan.

Pertemuan perdana ini diikuti oleh 15 peserta pilihan yang akan menjalani serangkaian pembekalan intensif. Kehadiran jajaran pimpinan madrasah, mulai dari Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Bidang Kesiswaan, Wakamad Bidang Sarana dan Prasarana, hingga Ketua Majelis Syuro dan Ketua Rohis Al-Kahfi, menunjukkan dukungan penuh lembaga terhadap penguatan kompetensi keagamaan siswa.

Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, mengapresiasi langkah progresif ini sebagai upaya madrasah dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap menjadi teladan di masyarakat.

"Pelatihan ini adalah investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan bahwa kader dari MAN 1 Kota Gorontalo memiliki kepercayaan diri dan kualitas yang mumpuni saat berdiri di atas mimbar atau memimpin jamaah. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kita menyiapkan generasi pemimpin masa depan," ungkap Karjianto.

Dalam sesi perdana ini, para peserta mendapatkan bimbingan langsung dari Ustadz Roswan Manto, yang bertindak sebagai pemateri sekaligus pelatih utama. Materi difokuskan pada penguatan dasar-dasar tajwid bagi imam serta teknik retorika dalam menyampaikan khotbah agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh jamaah.

Wakamad Bidang Kesiswaan, Yusuf Bagu, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan bakat dan minat yang sangat strategis.

"Kami melihat potensi besar pada anak-anak kita. Melalui Rohis Al-Kahfi, kita wadahi mereka agar proses regenerasi khotib dan imam ini berjalan secara berkelanjutan. Target kami jelas, yakni melahirkan kader yang siap pakai, baik untuk lingkungan madrasah maupun di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing," tutur Yusuf Bagu.

Sementara itu, selaku pelatih, Ustadz Roswan Manto menekankan pentingnya adab dan penguasaan ilmu sebelum seseorang tampil di depan publik.

"Menjadi khotib dan imam bukan sekadar soal keberanian bicara, melainkan soal tanggung jawab keilmuan. Pada pelatihan perdana ini, saya melihat semangat yang luar biasa dari ke-15 peserta. Kami akan terus mendampingi mereka hingga benar-benar memiliki kriteria imam dan khotib yang sesuai dengan tuntunan syariat dan etika yang baik," jelas Roswan.

Melalui program ini, diharapkan Masjid Al-Muta'alimin tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga laboratorium dakwah yang melahirkan generasi baru dengan penguasaan kompetensi keagamaan yang mumpuni. Komitmen Rohis Al-Kahfi dalam membina kader khotib dan imam ini menjadi langkah nyata MAN 1 Kota Gorontalo dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang mampu menjaga syiar Islam dengan cara yang bijak dan sesuai dengan tuntunan syariat.

0 Comments

Write a Review

Your email address will not be published. Required fields are marked *