Asah Kompetensi Mimbar, Rohis Al-Kahfi MAN 1 Kota Gorontalo Gelar Pelatihan Khotib dan Imam Tahap II
GORONTALO – Guna mencetak generasi pemimpin spiritual yang mumpuni, Organisasi Siswa Rohis Al-Kahfi MAN 1 Kota Gorontalo kembali menyelenggarakan pelatihan khusus bagi calon khotib dan imam. Agenda yang memasuki pertemuan kedua ini dilaksanakan pada Jumat (30/01/2026) bertempat di Aula Workshop MAN 1 Kota Gorontalo.
Pelatihan ini diikuti secara intensif oleh 16 peserta yang dipersiapkan untuk menjadi kader penerus di bidang keagamaan. Dalam sesi kali ini, Rohis Al-Kahfi menghadirkan Ustadz Rizal Panigoro sebagai pemateri utama untuk membedah teknik dasar serta mentalitas yang harus dimiliki oleh seorang pengemban amanah mimbar.
Kepala MAN 1 Kota Gorontalo, Karjianto, memberikan dukungan penuh atas keberlanjutan program ini sebagai bagian dari penguatan identitas madrasah.
"Kami sangat mengapresiasi konsistensi Rohis Al-Kahfi dalam membina kader-kader khotib dan imam. Ini bukan sekadar latihan biasa, melainkan upaya madrasah untuk memastikan bahwa setiap lulusan kami memiliki kesiapan mental dan keilmuan untuk melayani umat di masa depan," ujar Karjianto.
Dalam paparannya, Ustadz Rizal Panigoro menekankan bahwa kemampuan menjadi khotib dan imam bukanlah bakat alami yang muncul tanpa usaha, melainkan hasil dari proses belajar yang panjang. "Untuk menjadi khotib dan imam yang baik itu tentu tidak hanya dilahirkan begitu saja, akan tetapi mereka harus dilatih dan diasah terlebih dahulu agar memiliki kualitas yang layak," tegas Rizal di hadapan para peserta.
Pembina Rohis MAN 1 Kota Gorontalo, Fitri Uno, yang turut mendampingi jalannya kegiatan, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang secara sistematis agar para siswa memiliki standar kompetensi yang seragam.
"Kami mendampingi para siswa agar mereka tidak hanya fasih secara lisan, tetapi juga paham akan adab dan tanggung jawab seorang pemimpin salat maupun khotbah. Kehadiran 16 peserta ini menunjukkan antusiasme yang besar dalam melakukan regenerasi dakwah di lingkungan madrasah," tutur Fitri Uno.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Rohis Al-Kahfi, Zulkifli Naufal, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda prioritas organisasi untuk menciptakan dampak nyata bagi civitas akademika. Turut hadir dalam acara ini Ketua Dewan Majelis Syuro, Wahyu Jusuf.
"Harapan kami ke depan, kegiatan ini terus berjalan lancar dan aman. Kami berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga lahir generasi khotib dan imam yang tidak hanya baik secara bacaan, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi rekan-rekan sebaya," ungkap Zulkifli Naufal.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan sesi praktik singkat sebagai bentuk evaluasi awal terhadap pemahaman materi yang telah diberikan. Dengan adanya pelatihan yang berkesinambungan, Rohis Al-Kahfi optimis dapat mencetak kader-kader yang siap pakai untuk mengisi kebutuhan imam dan khotib, baik di dalam lingkungan madrasah maupun di masyarakat luas.


0 Comments